Friday, February 12, 2016

time

0 comments
Ternyata benar, semakin tinggi usia seseorang, maka semakin dewasa orang itu.
Orang yang sehat jasmani dan rohani nya akan semakin bijaksana dalam bersikap.
Aku mengatakan ini karena aku melihat diriku sendiri dan orang-orang disekitarku.
Mengherankan, aku bisa tiba-tiba melakukan sesuatu yang membosankan dan memakan waktu lama .
Dulu aku membenci hal itu. Sekarang dengan sabar kulakukan. Kapan lagi akan kulakukan, pikirku.

Usia telah membuka mata kita, untuk menyadari bahwa 365 hari ternyata singkat.
Momen apa sih yang sudah memberikanmu rasa bahagia dan sakit. Pelajaran apa sih yang udah kamu dapat dalam setahun. Dan progres apa yang udah kamu lakukan untuk membuatmu menjadi orang.

Ketika menyadari waktu yang cepat berlalu, aku ingin hidup seperti aku tidak akan hidup besok.
Aku ingin melakukan banyak hal untuk menyenangkan orang.
Aku ingin membuat banyak orang lebih bahagia dan bersyukur untuk kehadiranku.
Aku ingin memasak, membaca, berdiskusi, menonton, bercerita tentang masa depan dengan orang-orang yang ku sayang. Aku ingin memiliki hari-hari yang berharga. Sehingga saat tiba masa sulit, aku bisa mengingatkan diriku bahwa aku punya kenangan yang indah.

Selamat ulang tahun ke 21 untuk diriku.

Monday, February 1, 2016

Do I have a girl?


Pas cari bahan yang mengacu ke essay. Ketemu sama satu blog!!!
 Isinya bagus. Tulisan tentang hubungan dan politik internasional.
Eee... pas scroll ke atas ada video paduan suara gereja. Wah matap pas banget nih, anak pelayanan.
Liat foto di blog. Aduh cakep deh. Akhirnya buka "about me"... blablabla pembukaan yang cukup menarik. Di ending ada tulisan, "lalu apakah saya sudah punya pasangan?

"Ya."

Gubrak!

Publikasi Resolusi


Ada 2 dampak bagi orang yang suka publikasi resolusi:

1. Orang tersebut akan lebih semangat dan bekerja lebih keras untuk mencapai resolusinya
2. Orang tersebut merasa dia sudah cukup memamerkan mimpi-mimpinya pada orang lain tanpa ada action, malas, dan bersenang-senang dengan hidupnya. 
Saya bukan tipe orang  yang suka menuturkan hal-hal yang akan saya ingin atau akan saya capai di masa depan?

Saya selalu percaya "the future not ours to see" (dari lagu Que Sera Sera). Jadi menceritakan target pada orang lain menurut saya berbahaya. Statemen kita bisa jadi suatu janji yang memang harus ditepati, dan orang-orang menjadi saksinya. Nah, saya gak suka bikin janji kalau gak bisa ditepati. Jadi saya gak akan publikasi resolusi 2016 saya disini, atau menceritakan pada siapapun.

Apakah saya orang yang tertutup?
Saya orang yang terbuka dan sekaligus tertutup. Saya bisa gampang sekali akrab dengan seseorang yang saya percaya dan berbaur dengan semua orang dengan batasan tertentu. Karena resolusi  merupakan goals diri sendiri. Saya kira tak ada manfaatnya dipublikasikan. Apa gunanya bagi orang lain?

Resolusi pribadi seharusnya menjadi renungan bagi diri sendiri sekaligus menjadi pedoman kita untuk melangkah. Seharusnya dibagikan dengan orang yang sangat dekat dengan Anda, misalnya orangtua dan saudara. Resolusi pribadi harusnya diperbincangkan dengan Tuhan. Bukan dengan orang lain.

A girl with ribbon on her hair and books on her table


I remember that once a movie told a story about a boy who wants to be in relationship with  a girl with ribbon on her hair and books on her table.

What does it mean?
I guess the girl must be pretty and smart.